Coretan Untuk Calon Istriku
haha galau baru bangun maaf menuh menuhin beranda gk ad krjaan :) assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh :) tangan ini mulai menulis apa yang telah di rangkai oleh hati ini didalam kalbu. aku mulai tertanya tanya adakah aku sudah seharusnya mulai mencari sebagian dari diriku yang hilang. bukanlah niat ini deisertai oleh nafsu, tetapi keinginan seorang muslim mencari sebagian agamanya, walau terkadang masih banyak nafsu yang sulit di kendalikan, aku mencoba tuk meyakinkan hati, jika paras wajah yang ku cintai aku kan mulai mengabaikannya, jika kemolekan tubuh yang aku kagumi aku kan melewatkannya, sampai pada akhirnya aku mencintai seseorang akan agamanya barulah aku pertahankan rasa cinta itu, "acap kali bahwa aku mendengar bahwa kau tercipta untukku" aku sebenarnya kurang mengerti, apakah arti dari kalimat itu, karna di selubungi jahiliyah. rahmat dan hidayah Allah, yang diberikan kepada diriku, kini aku mengerti bahwa suatu hari nanti, aku harus mengambil tangung jawab yang sememangnya diciptakan untukku, yaitu "DIRIMU" dan aku mulai mempersiapkan, diri dari segi fisik, spiritual, dan juga intelektual tuk bertemu dengamu, aku menginginkan pertemuan kita yang pertama, aku terlihat "sempurna" di hadapanmu :( walau pada hakekatnya terlalu anyak kekuranganku baik dari segi fisik, maupun spiritual yang aku miliki saat ini. aku mencoba tuk mempelajari bagaimana arti dan hakekat tangung jawab yang aku gelas ketika bertemu dengan dirimu. aku mencoba tuk membatasi pembicaraanku terhadap gadis lain yang hanya dalam urusan penting, karna aku risau menceritakan rahasia diriku kepadanya, karna seharusnya engkaulah yang pantas mengetahuinya :(, karna dirimu adalah sebagian dari diriku, dan iyanya hakmu tuk mengetahui segala zahir dan batin yang ada pada diriku ini, apabila aku memakai kopyah, aku di gelar ustad, apabila aku memakai jubah, maka aku di gelar syekh, lidahku mengajak manusia ke arah makruf, di gelar da’i buka:) coretan tuk calon istriku: haha galau baru bangun maaf menuh menuhin beranda gk ad krjaan :) assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh :) tangan ini mulai menulis apa yang telah di rangkai oleh hati ini didalam kalbu. aku mulai tertanya tanya adakah aku sudah seharusnya mulai mencari sebagian dari diriku yang hilang. bukanlah niat ini deisertai oleh nafsu, tetapi keinginan seorang muslim mencari sebagian agamanya, walau terkadang masih banyak nafsu yang sulit di kendalikan, aku mencoba tuk meyakinkan hati, jika paras wajah yang ku cintai aku kan mulai mengabaikannya, jika kemolekan tubuh yang aku kagumi aku kan melewatkannya, sampai pada akhirnya aku mencintai seseorang akan agamanya barulah aku pertahankan rasa cinta itu, "acap kali bahwa aku mendengar bahwa kau tercipta untukku" aku sebenarnya kurang mengerti, apakah arti dari kalimat itu, karna di selubungi jahiliyah. rahmat dan hidayah Allah, yang diberikan kepada diriku, kini aku mengerti bahwa suatu hari nanti, aku harus mengambil tangung jawab yang sememangnya diciptakan untukku, yaitu "DIRIMU" dan aku mulai mempersiapkan, diri dari segi fisik, spiritual, dan juga intelektual tuk bertemu dengamu, aku menginginkan pertemuan kita yang pertama, aku terlihat "sempurna" di hadapanmu :( walau pada hakekatnya terlalu anyak kekuranganku baik dari segi fisik, maupun spiritual yang aku miliki saat ini. aku mencoba tuk mempelajari bagaimana arti dan hakekat tangung jawab yang aku gelas ketika bertemu dengan dirimu. aku mencoba tuk membatasi pembicaraanku terhadap gadis lain yang hanya dalam urusan penting, karna aku risau menceritakan rahasia diriku kepadanya, karna seharusnya engkaulah yang pantas mengetahuinya :(, karna dirimu adalah sebagian dari diriku, dan iyanya hakmu tuk mengetahui segala zahir dan batin yang ada pada diriku ini, apabila aku memakai kopyah, aku di gelar ustad, apabila aku memakai jubah, maka aku di gelar syekh, lidahku mengajak manusia ke arah makruf di gelar da’i bukan itu yang ku pinta, karna dari hatiku yang paling dalam sunguh aku hanya mengharap keridhaan Allah semata, yang aku takuti aku di dekati wanitakarna perawakanku atau perwatakanku, api kurasa rintangan itu sudah berlalu karna di bantu Allah, ataupun dari segi lain baik harta mapun yang ak miliki L baik yang indah berhijap ataupun yang ketat mengunakan pakaian, semuanya singah disisiku, aku risau imanku akan lemah, dan aku terjebak oleh nafsu tak berdaya , serasa aku lebih baik tak ada dari pada hidup dengan nafsu yang seharusnya aku ikat, aku kurung rapat rapat dalam jiwa iniL dan aku tak dapat menhan diri dari fitnah ini, Rasullulah SAW bersabda ,” aku tak pernah meningalkan setelahku fitnah yang lebioh bahaya untuk seorang lelaki melainkan wanita” aku takut amalanku bukan sepenuhnya untuk Rabbku tetapi untuk mahluknya, aku memerlukan dirimu tuk mengingatkanku L dan menghindari fitnah ini, aku kuatir kurang ikhlasnya ibadahku menyebabkan diriku di campakkan kedalam neraka dan meningalkan dirimu seorang diri di syurga, aku sangat bersalah kepadamu, karna cinta yang seharusnya menjadi hakmu aku curahkan kepada wanita lain L, aku sukar mencari dirimu karna dirimu bagaikan permata di antara jutanan kaca yang menyilau, tatapi aku pasti jika namamu yang di tulis dalam luh mahfuz untuk diriku, niscaya rasa cinta itu akan Alla tanam dalam diri kita, tugas pertamaku adalah bukan mencari dirimu melainkan mensolehkan diriku. Sukar tuk mencari solehah dirimu andai solehku idak standing dengan kesolehahmu, janji Allah pasti ku pegang” wanita yang baik hanya untuk lelaki yang baik” jika remajaku ini merantau tuk mencari cinta, matavg kian menjelma dan kehadiran wanita amat terasa untuk berada di sisi, setiap kali aku merasakannya aku selalu mengengkan dirimu, di sana engkau setia menungu diriku, tetapi aku disini curang kepadamu andai aku bermain dengan cinta fatamorgana “MAAF L) sampaikan doamu kepada diriku agar akud dapat menhan kejantananku di samping aku mengajukan sendiri doa di perlindungan diri, bukan harta, rupa, keturunan ataupun kepandaianmu menghadapi dunia, melainkan cukuplah agama yang mengikat cinta kita J, saat dimana aku bakal melamarmu, akan ku lihat sekilas wajahmu agar menciptakan keserasian di antara kita karna itu pesan nabi kita, tidak perlu alis mata seakan alis mata unta wajah bersih seperti putih telur, bibir merah delima tetapi cukup akidah sekuat akar, ibadah sebagai makanan dan akhlak sebagai budi. “kawinilah istri karna 4 perkara” keturunan, harta, rupa dan agamanya dan jika kamu memilih agamanya kamu tak akan menyesal Jika aku di pertemukn dirimu maka akan ku jaga perasaaan ini agar tak tercurah sebelum pada masanya, akan ku jadikan syara sebagai pelindung diri kita, akan ku jadikan akad nikah itu sebagai cop halal tuk mendapatkan dirimu, biarlah kita mengikuti nenek moyang kita nabi adam dan siti hawa yang bernikah sebelum disatukan agar kita menikmati kenikmatan pernikahan, yang menjasnjikan ketenangan jiwa, ketentraman hati dan kedamaian batin, doakan diriku agar tak berputus asa dan sesat dalam misiku mencari sebagian dari diriku, karna aku sangat memerlukan dirimu untuk menyempurnakan agamaku. “dariku calon suamimu” By: adit J selesai hehe ini untuk beberapa tahun kedepan insyaallah, wassalamualaikum wb, Tetap tersenyum calon istriku yang jauh disana J agar aku dapat tersenyum melewati hariku amin. Semoga di malam ini engkau mimpi indah dan dapat membaca isi hatiku.

Posting Komentar